Pidie – Meski di tengah terik matahari yang menyengat, semangat prajurit TNI dari Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0102/Pidie bersama masyarakat tak pudar. Mereka berkolaborasi untuk menyelesaikan penimbunan tanah urugan pada oprit jembatan box culvert di jalan pertanian Desa Lhok Panah, Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie pada hari Sabtu (8/8/2026).
Sejak pagi, kegiatan pembangunan berlangsung dengan aktif, dimana material tanah dan pasir urugan dibawa ke lokasi. Kemudian, para anggota menggunakan peralatan sederhana seperti sekop, cangkul, dan gerobak sorong untuk meratakan tanah tersebut. Kerja sama antara Satgas dan masyarakat dilakukan dengan baik dalam membentuk badan oprit yang terintegrasi dengan jalan di kedua sisi jembatan.
Pembangunan oprit merupakan salah satu tahap esensial dalam proyek box culvert. Fungsi oprit adalah menghubungkan badan jalan dengan struktur jembatan, sehingga proses penimbunan dan pemadatan harus dilakukan dengan hati-hati dan terencana. Hal ini bukan hanya untuk mendapatkan ketinggian yang sesuai, tetapi juga untuk menjamin stabilitas akses jalan agar tidak mudah mengalami penurunan setelah dipakai oleh masyarakat.
Kapten Czi Putut Aryanto selaku Koordinator Lapangan proyek jembatan box culvert TMMD ke-129, mengungkapkan bahwa pengerjaan oprit terus dikebut dengan melibatkan partisipasi aktif dari personel Satgas dan warga setempat. “Kami saat ini berfokus pada penimbunan urugan tanah untuk oprit jembatan. Pekerjaan dilaksanakan secara bertahap sambil mengutamakan pemadatan agar jalan mendapatkan ketahanan yang baik,” ucapnya. Dengan progres pembangunan yang telah mencapai 95 persen, mereka tetap memperhatikan kualitas meski kecepatan menjadi target utama.
