TMMD

Semangat Pembangunan Bersama: Satgas TMMD 129 Bojonegoro di Desa Kesongo

BOJONEGORO, – Di bawah sinar matahari yang terik, anggota Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro berkolaborasi dengan penduduk lokal di Desa Kesongo menunjukkan semangat yang takkenjang.

Dengan keringat yang bercucuran, mereka tetap bergerak aktif dalam mewujudkan infrastruktur desa yang lebih baik. Misi mereka adalah menciptakan pembangunan yang cepat, merata, dan berkelanjutan, di mana sinergi antara TNI dan masyarakat sangat terasa saat mereka melaksanakan program TMMD.

Tema program terintegrasi ini, yaitu “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa”, lebih dari sekadar slogan; ini mencerminkan komitmen untuk menghilangkan sekat-sekat dalam upaya gotong royong.

Di lokasi pembangunan, terlihat para prajurit dengan seragam loreng TNI secara berkelanjutan saling membantu. Aktifitas mereka bervariasi, mulai dari mengaduk semen hingga memindahkan batako yang akan digunakan untuk pembangunan.

Pekerjaan berat seperti membangun pondasi dan memasang atap rumah untuk warga penerima manfaat tentu menguras stamina. Namun, lelah itu sirna seakan-akan lenyap saat melihat antusiasme dan dukungan masyarakat.

“Kelelahan pasti ada, tetapi semangat warga yang ikut berpartisipasi membuat rasa letih itu hilang. Kami berkomitmen untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat di sini,” ungkap seorang anggota Satgas TMMD ke-129, Prada Wasikan, dengan penuh semangat.

Program TMMD ke-129 tahun ini menghadirkan berbagai pembangunan infrastruktur yang sebelumnya terhambat berbagai factor, termasuk pembatasan anggaran dan aksesibilitas.

Keterlibatan prajurit TNI dalam kegiatan ini tak hanya mengubah wajah infrastruktur desa, tetapi juga membangkitkan semangat gotong royong dan rasa saling peduli dalam masyarakat.

Dengan dedikasi yang tinggi, pembangunan yang dilakukan di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem diharapkan dapat terus lipat ganda demi kebaikan seluruh warga.

Program TMMD ke-129 di Desa Kesongo dilaksanakan dalam jangka waktu 30 hari mulai dari 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Sasaran fisik yang dikerjakan mencakup pembangunan jalan cor beton dan drainase serta rehabilitasi ruang kelas SD dan peningkatan kualitas rumah tinggal layak huni milik warga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *