SEBATIK BARAT – Upacara penutupan program TMMD yang akan dilaksanakan di Desa Liang Bunyu semakin dekat, dan hasil dari kerja yang dilakukan di lapangan menunjukkan kemajuan yang sangat positif. Laporan menunjukkan bahwa hampir semua sasaran fisik telah mencapai 95 persen, dan dalam waktu singkat, warga akan dapat memanfaatkan fasilitas ini.
Pembangunan jalan yang sebelumnya sulit diakses oleh kendaraan kini telah selesai dibangun dengan baik. Dengan akses transportasi yang lebih baik, aktivitas ekonomi di Desa Liang Bunyu, yang mayoritas penduduknya adalah petani dan nelayan, akan semakin lancar dan berkembang.
Sementara itu, pencapaian dalam aspek non-fisik menunjukkan hasil yang lebih menggembirakan, dengan capaian hingga 100 persen. Masyarakat lokal telah mengikuti berbagai pelatihan keterampilan singkat dan penyuluhan mengenai ketahanan pangan selama program TMMD berlangsung, sehingga pengetahuan mereka semakin meningkat.
Transformasi lingkungan yang terjadi di desa ini mendapatkan sambutan positif dari warga sekitar, terutama mereka yang tinggal di kawasan perbatasan Indonesia-Malaysia. Pengerjaan yang tidak hanya berfokus pada infrastruktur tetapi juga peningkatan kualitas hidup ini dianggap sebagai langkah besar bagi pembangunan daerah yang selama ini kurang diperhatikan.
“Kehadiran TMMD memang benar-benar mengubah kondisi desa kami. Dulu, kami sering kesulitan dengan akses, tetapi sekarang semua terlihat lebih maju dan teratur. Kami merasa diperhatikan,” ucap Ridwan (50), salah seorang tokoh masyarakat di Liang Bunyu.
