TMMD

Mengutamakan Kemanusiaan, Satgas TMMD Ke-129 Gendong Lansia di Ulak Pauk

Embaloh Hulu, Kapuas Hulu – Di tengah pelaksanaan berbagai proyek pembangunan, anggota Satgas TMMD Regtas Ke-129 dari Kodim 1206/Putussibau menunjukkan solidaritas kepada masyarakat dengan membantu menuntun dan menggendong warga lanjut usia (lansia) di kawasan Desa Ulak Pauk pada Sabtu (08/08/2026).

Aksi sederhana namun penuh makna ini mencerminkan bahwa kehadiran TNI dalam program TMMD tidak hanya berfokus pada aspek pembangunan fisik, tetapi juga menunjukkan rasa peduli dan kemanusiaan bagi mereka yang memerlukan bantuan. Hal ini menjadi salah satu wujud nyata dari komitmen TNI untuk mendukung masyarakat dalam berbagai hal, termasuk memberikan bantuan kepada lansia.

Dengan sepenuh hati, anggota Satgas rela membantu seorang lansia yang kesulitan untuk berjalan. Ketika kondisi jalan yang sulit dan keterbatasan fisik menghambat langkahnya, prajurit TNI sigap memberikan dukungan, mulai dari menuntun hingga menggendong agar lansia tersebut dapat melewati medan yang sulit dengan aman.

Perhatian yang diberikan oleh prajurit TNI ini mendapat sambutan positif dari masyarakat. Bagi mereka, aksi kecil itu merupakan bukti nyata bahwa tentara hadir tidak hanya sebagai pelaksana pembangunan, tetapi juga sebagai bagian dari komunitas yang peduli terhadap sesama. “Mengulurkan tangan untuk membantu adalah bagian dari tugas kami. Terutama bagi para lansia yang sangat memerlukan perhatian dan bantuan. Kami berharap, bantuan sekecil apa pun dapat memberi rasa nyaman bagi mereka,” ujar Pasiter Kodim 1206/Psb saat ditemui di lokasi.

Kegiatan Satgas TMMD di tengah masyarakat memang berkontribusi dalam memperkuat hubungan antara prajurit dan warga. Interaksi yang terjadi selama aktifitas ini menciptakan suasana yang harmonis dan mendorong semangat gotong royong dalam komunitas. Menuntun serta menggendong lansia mungkin tampak sebagai tindakan sederhana, namun di baliknya tersimpan pesan mendalam tentang kepedulian dan penghormatan terhadap manusia lainnya. Ini menunjukkan bahwa nilai-nilai kemanusiaan dapat diwujudkan dalam tindakan nyata sehari-hari.

Bagi TNI, aktivitas membangun desa bukan hanya sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga membentuk kedekatan dan rasa kepedulian yang seharusnya ada di antara aparat dan rakyat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *