BOJONEGORO, – Pembangunan yang sesungguhnya bukan sekadar membangun infrastruktur fisik, melainkan juga mengembangkan kualitas mental dan moral masyarakat, terutama anak-anak sebagai generasi penerus. Tujuan inilah yang diusung dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun 2026 yang berlangsung di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro.
Program ini bukan hanya memfokuskan pada pembangunan fisik infrastruktur, tetapi juga membawa nuansa humanis yang lebih mendalam. Dengan kerjasama antara Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bojonegoro dan Taruna Siaga Bencana (Tagana), kegiatan edukasi di SDN Kesongo 1 diselenggarakan melalui program Tagana Masuk Sekolah (TMS) pada Selasa (4/8/2026).
Sejak pagi, suasana ceria memenuhi ruang kelas di SDN Kesongo 1, di mana ratusan murid dengan antusias menyimak setiap materi. Di bawah bimbingan prajurit TNI dan relawan Tagana yang bersemangat, para siswa dibekali pengetahuan tentang cara berpikir dan bertindak saat bencana terjadi, mulai dari gempa bumi hingga banjir.
Ach. Mukafi selaku Koordinator Tagana Kabupaten Bojonegoro menekankan pentingnya pendidikan bagi anak-anak sebagai bentuk kesiapsiagaan. Mukafi menekankan bahwa dengan pengetahuan yang baik tentang cara-cara menyelamatkan diri, anak-anak diharapkan dapat menghindari kepanikan saat menghadapi situasi darurat. Selain itu, ia juga memberikan tips praktis dan menyentuh kehidupan sehari-hari mereka.
