DESA PASARLEGI – Dalam rangka mempersiapkan penutupan Satuan Tugas (Satgas) TMMD ke-129, Danramil 0812/01 Lamongan, Kapten Kav Sumaji, mengambil alih pimpinan dalam pelaksanaan gladi kader Upacara Penutupan TMMD. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Lapangan Upacara Desa Pasarlegi, Kecamatan Sambeng, Kabupaten Lamongan.
Tujuan dari gladi kader ini adalah untuk menyusun kembali acara upacara secara terperinci, menguatkan kedisiplinan barisan, serta untuk memastikan bahwa semua petugas upacara, mulai dari komandan hingga pengibar bendera, siap secara teknis dan protokol. Hal ini menjadi sangat penting agar semua pihak bisa menjalankan tugasnya dengan baik pada hari upacara.
Kapten Kav Sumaji, dengan pengawasan yang ketat, memastikan bahwa setiap tahap simulasi upacara diulang dengan seksama untuk mencegah kesalahan sekecil apapun saat pelaksanaan nanti. Pengecekan dilakukan pada beberapa aspek, seperti ketepatan waktu, intonasi laporan dari perwira, pergeseran pimpinan, serta pengaturan tempat bagi para pejabat dari Komando Atas dan Forkopimda Lamongan.
Simulasi yang dijalani dengan serius ini memberikan penekanan penting kepada petugas untuk bersikap sigap, tegas, dan serasi demi menjaga keagungan dan kekhidmatan acara militer. Kapten Kav Sumaji menekankan bahwa sosialisasi tugas untuk seluruh petugas sangat krusial sebelum pelaksanaan gladi bersih dan upacara puncak.
“Persiapan gladi kader ini adalah momen yang vital untuk memastikan semua petugas memahami dengan jelas apa yang harus mereka lakukan. Dengan persiapan yang rapi dan disiplin, kita optimis semuanya akan berjalan dengan tertib dan khidmat,” ucap Kapten Kav Sumaji saat memimpin evaluasi. Masyarakat sekitar pun menunjukkan antusiasme tinggi saat melihat para prajurit TNI berlatih. Panitia juga melakukan koordinasi dengan perangkat desa untuk memastikan keamanan dan kenyamanan bagi warga yang akan menyaksikan acara tersebut.
Dengan selesainya gladi kader ini, Kodim 0812/Lamongan menyatakan kesiapan dalam melaksanakan Upacara Penutupan TMMD ke-129 yang diharapkan berlangsung dengan megah, sekaligus menjadi simbol dari pengabdian TNI kepada rakyat di Kabupaten Lamongan.
