TMMD

Kehadiran Satgas TMMD Regtas Ke-129 Kodim 1206/Psb dalam Acara Adat di Jembatan Danau Belatung

Embaloh Hilir, Kapuas Hulu – Anggota Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Perbatasan (Regtas) Ke-129 TA. 2026 dari Kodim 1206/Putussibau tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga berupaya menjaga kedekatan dengan masyarakat dan menghormati tradisi lokal. Hal ini terlihat ketika anggota Satgas berpartisipasi dalam ritual adat yang diadakan di Jembatan Danau Belatung, Desa Belatung, Kecamatan Embaloh Hilir, pada hari Kamis (23/07/2026).

Kehadiran personel Satgas dalam acara ini sekaligus menjadi ungkapan penghargaan terhadap budaya dan tradisi masyarakat Dayak yang senantiasa dilestarikan. Suasana ritual adat berlangsung dengan penuh khidmat, dihadiri oleh berbagai tokoh adat, wakil masyarakat, aparat desa, serta warga setempat yang berkumpul untuk memanjatkan doa demi keselamatan, keberkahan, dan kelancaran pembangunan di Desa Belatung.

Praka Moch Afif, salah satu anggota Satgas TMMD Regtas Ke-129 Kodim 1206/Psb, mengungkapkan bahwa TNI selalu menghormati kearifan lokal yang merupakan bagian dari kekayaan budaya bangsa.

“Kehadiran kami dalam acara adat ini adalah bentuk penghormatan terhadap budaya masyarakat di sini. Dengan kebersamaan seperti ini, kami berharap dapat memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat, sehingga semangat gotong royong dalam mendukung program TMMD dapat terus terjalin,” ujarnya.

Kepala Desa Belatung, Ibu Midi, mengungkapkan kebahagiaannya atas partisipasi anggota Satgas dalam acara tersebut. Menurutnya, kehadiran TNI menunjukkan bahwa pembangunan tidak hanya mengenai aspek fisik, tetapi juga menghargai nilai-nilai sosial dan budaya yang telah ada sejak lama.

Selama pelaksanaan TMMD Regtas Ke-129 TA. 2026, anggota Satgas terus berupaya menjalin komunikasi yang baik dengan masyarakat melalui berbagai kegiatan, baik dalam pembangunan fisik maupun dalam kegiatan sosial. Kebersamaan ini menunjukkan komitmen TNI untuk mendukung percepatan pembangunan serta menguatkan persatuan dan kesatuan di wilayah perbatasan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *