BOJONEGORO – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun 2026 yang dilaksanakan di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, membawa banyak perubahan positif untuk masyarakat setempat. Selain memperbaiki infrastruktur, program ini juga berkontribusi pada peningkatan ekonomi lokal, khususnya bagi para pelaku usaha mikro.
Lasmi, seorang pemilik warung bakso dan mie ayam yang dikenal sebagai “Subur Rejeki” di Desa Kesongo, merasakan langsung keuntungan dari hadirnya TMMD. Sejak kehadiran ratusan personel Satgas di desanya, warungnya menjadi lebih ramai pengunjung dibandingkan dengan sebelum program dimulai.
Setiap hari, anggota Satgas TMMD datang untuk menikmati sajian bakso dan mie ayam di warungnya, yang berujung pada peningkatan omzet yang signifikan. Lasmi mengungkapkan rasa syukuranya atas dampak positif yang diberikan oleh TMMD, yang tidak hanya menggerakkan roda perekonomian, tetapi juga memperkuat hubungan antara tentara dan masyarakat.
Menurutnya, interaksi yang terjalin antara prajurit dan warga sangat erat, sehingga menciptakan suasana hangat dan kekeluargaan. Dampak TMMD ke-129 juga terlihat jelas, dengan banyaknya warung makan, toko kelontong, dan usaha kecil lainnya yang menikmati lonjakan aktifitas ekonomi saat program berlangsung. Dengan adanya program ini, Tak hanya pembangunan jangka panjang yang diperoleh, tetapi juga perputaran ekonomi yang lebih aktif dapat dirasakan setiap hari oleh warga.
