TMMD

Penguatan Keamanan Komunitas, Satgas TMMD 129 Bangka Tetap Bekerja Lembur di Dusun Pekul

Bangka – Upaya untuk menyediakan fasilitas yang mendukung keamanan masyarakat terus dilakukan oleh Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0413/Bangka. Salah satu proyek yang dipercepat adalah pembangunan Pos Kamling di Dusun Pekul, Desa Deniang, yang bahkan dikerjakan hingga larut malam.

Di lokasi pembangunan Pos Kamling tampak suasana yang berbeda. Ketika banyak aktivitas warga berkurang karena gelapnya malam, anggota Satgas TMMD bersama dengan penduduk setempat masih tampak aktif menyelesaikan pembangunan fasilitas tersebut.

Meski penerangan yang tersedia terbatas, hal tersebut tidak menghalangi tim untuk melanjutkan pekerjaan. Setiap elemen dari struktur bangunan dikerjakan secara bertahap dengan teliti, agar Pos Kamling dapat segera berdiri dan siap digunakan untuk mendukung pelaksanaan keamanan wilayah.

Dansatgas TMMD Ke-129 Kodim 0413/Bangka, Letkol Czi Yoga Febrianto, menjelaskan bahwa pembangunan ini merupakan upaya untuk membantu masyarakat menciptakan lingkungan yang lebih aman dan nyaman. “Kami terus mempercepat pembangunan Pos Kamling ini. Dukungan dari masyarakat sangat mengagumkan, mereka tetap bersama kami hingga malam hari. Mudah-mudahan setelah selesai, fasilitas ini bisa dimanfaatkan untuk kegiatan siskamling,” ujarnya.

Semangat masyarakat untuk berpartisipasi dalam pembangunan sangat diapresiasi oleh anggota Satgas. Kolaborasi yang terjalin selama proses pembangunan menunjukkan bahwa TMMD dapat mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.

Bagi warga Dusun Pekul, Pos Kamling tidak hanya sekedar bangunan. Keberadaannya diharapkan bisa menghidupkan kembali kegiatan ronda malam dan menjadi sarana komunikasi bagi warga dalam menjaga keamanan lingkungan secara bersama-sama.

Dengan proyek pembangunan Pos Kamling ini, TMMD Ke-129 Kodim 0413/Bangka menunjukkan kontribusi nyata bagi masyarakat. Kerja keras di malam hari ini mencerminkan semangat pengabdian serta memperlihatkan bahwa gotong royong tetap menjadi kekuatan utama dalam membangun desa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *