TMMD

Sinergi TNI dan Warga: Dukungan Satgas TMMD 129 di Kesongo untuk Petani Tembakau

BOJONEGORO, – Kehadiran Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 dari Kodim 0813 Bojonegoro di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur. Namun, mereka juga ikut serta dalam menggerakkan ekonomi lokal, seperti yang terlihat pada hari Jum’at (7/8/2026).

Dalam suasana yang hangat, anggota Satgas TMMD tampak bergotong royong bersama masyarakat lokal untuk merajang atau memotong daun tembakau hasil panen dan juga menata daun tersebut di atas widik (papan bambu) untuk dijemur. Kegiatan ini sangat memerlukan ketelitian dan kecepatan, namun dilakukan dengan penuh semangat dan rasa kekeluargaan.

Prajurit dan warga saling bahu-membahu memastikan lembaran tembakau siap untuk dijemur di bawah sinar matahari, sehingga proses pengeringan dapat berjalan dengan baik. Momen sederhana ini mencerminkan kemanunggalan antara TNI dan masyarakat yang terus dijaga melalui program TMMD ke-129 di Kesongo.

Prada M. Rizki, salah satu anggota Satgas TMMD ke-129, menjelaskan bahwa berkontribusi dalam kegiatan sehari-hari masyarakat merupakan wujud pengabdian TNI. Ia menegaskan bahwa TMMD lebih dari sekadar pembangunan fisik; kehadiran mereka bertujuan untuk ikut serta dalam kehidupan sosial warga. “Keterlibatan kami dalam merajang dan menjemur tembakau adalah bentuk perhatian kami. Semoga ini dapat membantu meringankan tugas mereka sekaligus mempererat hubungan kami dengan masyarakat,” katanya.

Ia juga mengungkapkan bahwa pengalaman ini memberi banyak wawasan bagi prajurit mengenai kehidupan para petani, yang merupakan fondasi ekonomi desa. “Senang bisa turut membantu, dan saya juga belajar banyak,” tambahnya. Tanggapan positif datang dari warga Desa Kesongo yang merasa terharu dan bangga dengan kehadiran Satgas TMMD yang meluangkan waktu melaksanakan aktivitas pascapanen.

Rasa gotong royong yang terbangun dari kegiatan ini diharapkan akan menjadi motivasi bagi para petani untuk lebih meningkatkan hasil pertanian mereka. TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro membuktikan bahwa proses pembangunan desa adalah tentang menciptakan kebersamaan, kepedulian, dan saling percaya dalam masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *