BANDAR LAMPUNG — Proses pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang diperuntukkan bagi Bapak Hendi di Jalan Mata Air, Bandar Lampung, menunjukkan hasil yang menggembirakan. Saat ini, progres fisik bangunan telah mencapai 79 persen per pertengahan minggu ini.
Pantauan di lokasi pada Rabu (5/8/2026) memperlihatkan suasana kerja sama yang penuh keakraban. Para anggota Satgas Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) ke-129 bersama dengan warga setempat terlihat saling bantu menuntaskan setiap langkah pembangunan. Saat ini, fokus pekerjaan tertuju pada pemasangan plafon dan pengecatan dinding baik di luar maupun dalam rumah agar bisa segera dilakukan tahap penyelesaian akhir (finishing).
Sejak pagi, suara alat pemotong kayu dan canda tawa antara prajurit TNI serta warga sekitar menggema di sekitar lokasi. Semangat gotong royong yang terbangun di Jalan Mata Air menjadi sumber tenaga yang mendorong percepatan pekerjaan fisik di lapangan. Beban kerja yang ada terasa lebih ringan berkat kolaborasi yang harmonis antara masyarakat dan TNI.
Kolonel Arm Roni Hermawan, selaku Komandan Kodim 0410/Bandar Lampung dan juga Dansatgas TMMD ke-129, mengungkapkan bahwa pihaknya akan terus melakukan pengawasan ketat terhadap setiap tahapan pembangunan fisik, khususnya untuk program bedah rumah RTLH.
“Monitoring dan evaluasi terhadap semua target fisik RTLH akan dilakukan secara rutin. Tujuan kita bukan hanya menyelesaikan pekerjaan sesuai jadwal, tetapi juga memastikan kualitas bangunan benar-benar solid, aman, dan nyaman bagi Bapak Hendi serta keluarganya dalam jangka panjang,” jelas Kolonel Arm Roni Hermawan. Bagi Bapak Hendi, aktivitas para prajurit dan tetangga yang sedang mempercantik rumahnya adalah simbol harapan baru. Rumah yang sebelumnya tidak layak kini perlahan berdiri dengan megah dan siap memberikan perlindungan yang seharusnya bagi keluarganya. Program TMMD ke-129 ini tidak hanya membangun fisik baru, tetapi juga memperkuat kedekatan TNI dengan masyarakat di Bandar Lampung.
