TMMD

Kerjasama Masyarakat dan TNI dalam Proyek Jalan di Desa Tlemang

Lamongan — Dalam terik matahari yang menyengat, semangat masyarakat Desa Tlemang terlihat jelas saat puluhan orang bekerja sama. Suara tawa, tumpukan besi, dan candaan hangat mengisi udara di sepanjang jalur desa yang tengah dipersiapkan untuk dibangun jalan beton yang kuat.

Di lokasi ini, anggota Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 berkolaborasi dengan warga setempat untuk memasang jaring-jaring besi wiremesh, yang merupakan langkah penting sebelum mencurahkan campuran semen dan kerikil untuk pengerjaan jalan. Penasangan wiremesh ini tidak hanya sekadar aspek teknis untuk memastikan kekuatan konstruksi, tetapi juga menjadi momen berharga yang memperkuat jalinan silaturahmi antara prajurit dan komunitas desa.

Pak Sutrisno (48), salah satu warga Desa Tlemang yang turut berkontribusi sejak pagi, mengungkapkan, “Walaupun tangan kami kotor dan lelah mengangkat besi yang berat, perasaan kami sangat bahagia. Jalan yang kami impikan selama bertahun-tahun kini terwujud. Bersama TNI, lelah itu terasa hilang.”

Bagi masyarakat Tlemang, akses jalan yang layak merupakan faktor kunci untuk meningkatkan kualitas hidup. Selama ini, kondisi jalan yang buruk seringkali menyulitkan anak-anak pergi ke sekolah dan petani memasarkan hasil pertanian mereka terutama saat hujan. Program TMMD ke-129 menjadi harapan baru bagi warga untuk mendapatkan jalan yang mereka butuhkan.

Komandan Satgas TMMD ke-129 menekankan pentingnya partisipasi warga sebagai inti dari program yang dijalankan. Kemanunggalan antara TNI dan rakyat bukan hanya sekadar ungkapan, melainkan tindakan nyata yang terlihat dalam kegiatan sehari-hari. “Punyai tinggal menghitung jam sebelum pengecoran jalan dimulai. Pemasangan wiremesh harus dilakukan dengan teliti agar jalan dapat bertahan lama. Namun nilai yang lebih berharga adalah kebersamaan ini. Kami tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga nilai-nilai luhur bangsa seperti gotong royong,” jelas perwakilan Satgas TMMD.

Dengan rapi, jaring-jaring wiremesh telah dibentangkan satu per satu. Raut lelah di wajah para prajurit dan warga mulai memudar, berganti dengan senyum optimis saat melihat jalan yang tak lama lagi akan menjadi layak dilalui. Jalan beton ini tidak hanya akan menjadi akses kendaraan, tetapi juga harapan baru untuk kesejahteraan dan masa depan yang lebih baik bagi Desa Tlemang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *